oleh Wulan Rhe Ndhu Dya pada 6 Oktober 2011 pukul 0:38 ·
ku lukis kau di awan mimpi,
meraut serpihan hati yang berbeda
dirimu begitu indah
bak air penyejuk qalbu,
bak rembulan penerang malam.
ku ingin temukan teka-teki yang kian merasuk dijiwa ini
namun, tak ku jumpai
semakin besar hasrat mengelabui hati
hasrat ingin mengenalmu
karna kau siratkan sjuta mimpi
mengalir bak air
perlahan namun bertepi karna ombak
kurasa harus pergi jauh
tinggalkan dirimu dalam palung jiwa ini
never and ever..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar